Penemuan Tidak Sengaja Yang Bisa Mengubah Dunia

Penemuan Tidak Sengaja Yang Bisa Mengubah Dunia – Takdir membawa manusia pada penemuan-penemuan tidak sengaja yang justru bisa menyelamatkan dan mengubah dunia. Penemuan-penemuan dalam bidang teknologi ataupun medis, sebagian besar dilakukan secara sengaja melalui berbagai penelitian dan percobaan yang dilakukan selama bertahun-tahun. Namun ada pula, penemuan-penemuan baru yang dihasilkan dari hal-hal acak alias bukan tindakan disengaja yang dilakukan oleh para ilmuwan.

Dunia mencatat ada beberapa penemuan-penemuan kebetulan yang ternyata menjadi tonggak perkembangan dunia medis dan teknologi. Baca juga: Sejarah Blender, Lahir pada 1922 dan Disempurnakan oleh Seorang Musisi Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Penisilin. Dikutip dari Reader’s Digest, penisilin atau antibiotik pelawan bakteri, ditemukan secara tidak sengaja oleh Alexander Flemming di tahun 1928. Berawal dari Flemming yang selalu berkutat di dalam laboratorium menganalisa bakteri selama bertahun-tahun, yang pada suatu hari memutuskan untuk berlibur.

Tidak sengaja, Flemming meninggalkan cawan petri kotor di dalam laboratoriumnya. Sekembalinya dari berlibur, Flemming mendapati bahwa bakteri sudah banyak tumbuh di cawan tersebut, kecuali di area yang sudah ditumbuhi jamur. Dari situlah, Flemming akhirnya bisa menciptakan penisilin, antibiotik terpopuler yang bisa membunuh bakteri.

2. Anestesi dalam kedokteran gigi Adalah Hocare Wells, dokter gigi di tahun 1844, yang pertama kali menemukan bius menggunakan gas tertawa atau Nitrous oxide. Penemuannya ini bermula ketika dia dan sang isteri menghadiri demonstrasi gas tertawa pada sebuah seminar.

Dalam acara tersebut, Wells melihat seorang rekannya terkena gas tertawa tersebut dan berloncatan kesana kemari tanpa mempedulikan kalau salah satu kakinya sudah terluka. Dari situ, Wells pun mencoba menerapkan gas tertawa ini untuk membius pasien-pasiennya selama dalam pengobatan dan operasi gigi yang dijalankannya.

3. Sakarin. Pemanis tanpa kalori ini sudah digunakan oleh masyarakat lebih dari 100 tahun lamanya. Penemuan sakarin sendiri dilakukan oleh Constantin Fahlberg secara tak sengaja di tahun 1879. Setelah seharian mempelajari soal arang dan tembakau, Fahlberg meninggalkan ruang laboratoriumnya untuk makan malam tanpa terlebih dahulu mencuci tangan.

Ketika menyantap kue rolls, Fahlberg merasa kudapan itu lebih manis dari biasanya. Fahlberg langsung menyadari, bahwa tambahan rasa manis yang ada berasal dari kedua tangannya yang lupa belum dicuci. Dari situlah, Fahlberg mengembangkan sakarin dan memperoleh hak paten atas temuannya tersebut.

4. Microwave. Pada suatu hari ketika tengah menguji coba pembuatan magnetrons, Percy Spencer menemukan bahwa sebuah permen yang dikantonginya meleleh karena terkena gelombang mikro. Dari situlah, Percy Spencer kemudian melakukan uji coba mematangkan bulir jagung juga telur ayam. Dari percobaan-percobaannya tersebut, lahirlah oven microwave buatan Spencer yang menjadi cikal bakal microwave masa kini.

5. Botox Botox ditemukan secara kebetulan oleh Alastair dan Jean Carruthers di tahun 1987. Awalnya, pasangan ini menggunakan ramuan berbahaya yaitu neurotoksin dalam dosis kecil untuk mengobati kejang otot dalam kelopak mata. Setelah disuntikkan, mereka malah menyadari bahwa kerutan di sekitar mata berkurang drastis bahkan tak nampak sama sekali.

Neurotoksin pun saat ini hilir mudik dalam dunia kecantikan, digunakan dalam metode kecantikan botox. Neurotoksin sendiri dibuat dari pemurnian botulinum toxin, yaitu zat yang menyebabkan botulisme, atau zat yang digunakan untuk meredakan kejang pada otot.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *