Astralis Cetak Sejarah Baru!

Astralis mendapatkan trofi juara major keempatnya setelah mengalahkan AVANGAR di StarLadder Berlin Major 2019. Tidak perlu masuk hingga decider map, karena Astralis hanya membutuhkan sekitar dua jam untuk menekuk lawannya di dua map grand final.

Kemenangan ini merupakan langkah ‘kebangkitan‘ pertama dari Astralis setelah status dan peringkat terbaik CS:GO mereka disalip oleh Team Liquid. Lukas ‘glaive‘ Rossanders bahkan menekankan bahwa Astralis akan segera merebut kembali posisi pertama tersebut.

Astralis memulai map pertama Inferno dengan penampilan memukau dengan main ofensif. Secara perlahan namun pasti, mereka pegang kontrol pada map ini hingga memanfaatkan kelemahan AVANGAR yang saat itu berada di CT side. Kegagalan menekan Device dkk membuat first half didominasi oleh Astralis dengan skor 8-0, dan akhirnya ditutup dengan selisih cukup jauh (12-3).

Second half dimulai dengan AVANGAR yang tampak memegang kendali dan memimpin skor 3-0 di awal dan memberi harapan bagi tim ini untuk bangkit. Namun, saat Astralis dapat menstabilkan ekonominya, performa mereka kembali seperti yang mereka tunjukkan di kala First half, serta mengakhiri map ini dengan skor 16-6.

Device mengawali map kedua, Dust 2, dengan quad kill yang membawa Astralis secara otomatis memegang kendali. Setelah mendominasi hingga skor 7-1, AVANGAR perlahan mencuri sedikit demi sedikit poin dari Astralis meski hingga akhir first half, mereka masih kalah di skor 4-11.

Sanji seolah memberikan harapan bagi AVANGAR saat berhasil memenangkan pistol round di second half, namun Astralis segera mengubur harapan tersebut dengan dominasi mereka. Map ini pun berakhir dengan skor 2-16, tanpa memberikan kesempatan AVANGAR untuk kembali melawan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *